Port Paralel

Port Parallel merupakan pengembangan dari teknologi komputer yang digunakan soket pada personal komputer untuk berkomunikasi dengan peralatan luar seperti printer model lama. Untuk itu, port parallel saat ini sangat berperan penting dalam teknologi modern.

Arti istilah parallel yaitu sistem pengiriman data digital, dimana beberapa bit data dikirim sekaligus pada satu saat dengan menggunakan jalur terpisah.

Paralel disingkat dengan P. Susunan sejajar, kabel yang terdiri dari beberapa jalur, beberapa data yang dikirimkan sekaligus melalui jalur yang berbeda ke tempat yang sama.

Port yang dapat dipergunakan secara parallel, biasanya sering dipakai untuk instalasi printer.

Istilah-istilah lain yang berhubungan dengan parallel antara lain :

Parallel test yaitu metoda pengetesan dari sistem yang baru dengan jalan membandingkan dengan sistem lama.

Parallel circuit, yaitu rangkaian dimana dua ujung yang bersesuaian dari rangkaian komponen atau lebih dihubungkan.

Parallel Channel, yaitu sebuah kanal yang memiliki antarmuka I/O kanal ke unit kendali System/370 (IBM) yang menggunakan kab.

Parallel Processor, yaitu sebuah komputer yang memiliki lebih dari satu central processing unit.

Masih banyak lagi istilah-istilah yang berhubungan dengan parallel. Akan tetapi dalam makalah ini hanya menjelaskan mengenai port parallel.

Port yang bisa dipergunakan secara paralel, biasanya sering dipakai untuk instalasi printer. Port dalam komputer yaitu komputer jaringan (network), istilah ini dianggap sebagai sebuah kanal dalam sistem.

Dalam komputer jaringan, istilah ini dianggap sebagai sebuah kanal dalam sistem komunikasi. Biasanya port ini diberi nomor logic. Tempat, saluran, tujuan. Suatu alat yang dapat digunakan untuk menghubungkan komputer dengan peripheral lainnya. Interface yang memungkinkan sebuah PC dapat mengirimkan atau menerima informasi ke atau dari piranti external, seperti printer atau modem. Sebuah PC umumnya terdiri dari port serial, paralel dan beberapa port USB.

Istilah-istilah yang berhubungan dengan Portal antara lain : Portlet yaitu bagian dari web portal, Portable yaitu bisa dipindah-pindah. Port Scan yaitu serangan dengan cara mengirim permintaan client ke sekelompok alamat port server pada suatu host den, Port Mapper yaitu protokol:protocol yang dikembangkan oleh perusahaan Sun Microsystem untuk memetakan nomor program RP, dan lain-lain.

Referensi:

http://www.total.or.id

http://www.delta-electronic.com

http://www.howstuffworks.com

http://id.wikipedia.org

http://elka.brawijaya.ac.id

Lebih lengkap mengenai port paralel dapat dilihat dalam makalah yang telah di buat.

untuk men-download_nya klik di sini makalah port paralel kelompok1

~ oleh anonkmp di/pada April 18, 2008.

17 Tanggapan to “Port Paralel”

  1. Bisa beri aku penjelasan mengenai fungsi dari setiap pin tidak? Terima Kasih

  2. Apa sih yang dimaksud dengan EPP,ECP, dan EPR???

  3. Sama-sama isna…
    terima kasih jg…
    sebenarnya fungsi dari 25 pin tersebut…
    dalam bentuk tabel saja ya diterangkannya
    Pin Nama Sinyal Arah Register Bit Inverted
    1 nStrobe Out Kontrol-02 Ya
    2 Data0 In/Out Data-0 Tidak
    3 Data1 In/Out Data-1 Tidak
    4 Data2 In/Out Data-2 Tidak
    5 Data3 In/Out Data-3 Tidak
    6 Data4 In/Out Data-4 Tidak
    7 Data5 In/Out Data-5 Tidak
    8 Data6 In/Out Data-6 Tidak
    9 Data7 In/Out Data-7 Tidak
    10 nAck In Status-6 Tidak
    11 Busy In Status-7 Ya
    12 Paper-Out In Status-5 Tidak
    13 Select In Status-4 Tidak
    14 Linefeed Out Control-1 Ya
    15 nError In Status-3 Tidak
    16 nInitialize Out Control-2 Tidak
    17 nSelect-Printer Out Control-3 Ya
    18-25 Ground - - -

    dengan keterangan:
    Port Parallel ini terdiri dari :
    Jalur Kontrol
    5 Jalur Status
    8 Jalur Data
    dan
    Simbol n didepan suatu nama sinyal
    seperti pada nAck berarti active low

  4. [...] Anggota : Ani Muthiah Permata | Shofiyati Choirina [...]

  5. Langkah Demi Langkah Merakit Komputer

    Berikut ini akan dibahas mengenai bagaimana cara merakit komputer, Tahapan dalam perakitan komputer terdiri dari:

    A. Persiapan
    B. Perakitan
    C. Pengujian
    D. Penanganan Masalah

    Persiapan
    Persiapan yang baik akan memudahkan dalam perakitan komputer serta menghindari permasalahan yang mungkin timbul.Hal yang terkait dalam persiapan meliputi:
    1. Penentuan Konfigurasi Komputer
    2. Persiapan Kompunen dan perlengkapan
    3. Pengamanan
    Penentuan Konfigurasi Komputer
    Konfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari komputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah sistem komputer sesuai keinginan kita.Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponen lainnya. Faktor kesesuaian atau kompatibilitas dari komponen terhadap motherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang berbeda-beda.
    Persiapan Komponen dan Perlengkapan
    Komponen komputer beserta perlengkapan untuk perakitan dipersiapkan untuk perakitan dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan perakitan. Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari:
    • Komponen komputer
    • Kelengkapan komponen seperti kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainya
    • Buku manual dan referensi dari komponen
    • Alat bantu berupa obeng pipih dan philips
    Software sistem operasi, device driver dan program aplikasi.

    Buku manual diperlukan sebagai rujukan untuk mengatahui diagram posisi dari elemen koneksi (konektor, port dan slot) dan elemen konfigurasi (jumper dan switch) beserta cara setting jumper dan switch yang sesuai untuk komputer yang dirakit.Diskette atau CD Software diperlukan untuk menginstall Sistem Operasi, device driver dari piranti, dan program aplikasi pada komputer yang selesai dirakit.
    Pengamanan
    Tindakan pengamanan diperlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakan komponen oleh muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau tumpahan cairan.Pencegahan kerusakan karena listrik statis dengan cara:
    • Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada casing sebelum memegang komponen untuk membuang muatan statis.
    • Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastik yang terdapat pada komponen.

    Perakitan
    Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari:
    1. Penyiapan motherboard
    2. Memasang Prosessor
    3. Memasang heatsink
    4. Memasang Modul Memori
    5. memasang Motherboard pada Casing
    6. Memasang Power Supply
    7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
    8. Memasang Drive
    9. Memasang card Adapter
    10. Penyelesaian Akhir

    1. Penyiapan motherboard
    Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.

    2. Memasang Prosessor
    Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.Jenis socket
    1. Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan.
    2. Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
    3. Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.
    4. Turunkan kembali tuas pengunci.

    Jenis Slot
    1. Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard sehingga posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard
    2. Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak
    Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke lubang slot.

    3. Memasang Heatsink
    Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.
    4. Memasang Modul Memori
    Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.Setiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul.Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut.
    Jenis SIMM
    1. Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot.
    2. Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot
    3. Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis mengunci modul.
    Jenis DIMM dan RIMM
    Cara memasang modul DIMM dan RIMM sama dan hanya ada satu cara sehingga tidak akan terbalik karena ada dua lekukan sebagai panduan. Perbedaanya DIMM dan RIMM pada posisi lekukan
    1. Rebahkan kait pengunci pada ujung slot
    2. sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu masukkan modul ke slot.
    3. Kait pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot bila modul sudah tepat terpasang.

    5. Memasang Motherboard pada Casing
    Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya sebagai berikut:
    1. Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
    2. Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
    3. Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam.
    4. Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
    5. Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup.

    6. Memasang Power Supply
    Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:
    1. Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci.
    2. HUbungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU.

    7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
    Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.
    1. Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard
    2. Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
    3. Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
    4. Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.
    5. Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
    6. Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.

    8. Memasang Drive
    Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut:
    1. Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing)
    2. Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
    3. Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive.
    4. Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu)
    5. Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
    6. Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave.
    7. Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
    8. Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard
    Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.

    9. Memasang Card Adapter
    Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya. Cara memasang adapter:
    1. Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard
    2. Pasang sekerup penahan card ke casing
    3. Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada.

    10. Penyelessaian Akhir
    1. Pasang penutup casing dengan menggeser
    2. sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
    3. Pasang konektor monitor ke port video card.
    4. Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
    5. Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).
    6. Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.

    Pengujian
    Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan program setup BIOS. Cara melakukan pengujian dengan program BIOS sebagai berikut:
    1. Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari speaker.
    2. Program FOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud oleh kode beep.
    3. Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dari program POST. ekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untuk masuk ke program setup BIOS.
    4. Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan boot sequence.
    5. Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.
    Setelah keluar dari setup BIOS, komputer akan meload Sistem OPerasi dengan urutan pencarian sesuai seting boot sequence pada BIOS. Masukkan diskette atau CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian.
    Penanganan Masalah
    Permasalahan yang umum terjadi dalam perakitan komputer dan penanganannya antara lain:
    1. Komputer atau monitor tidak menyala, kemungkinan disebabkan oleh switch atau kabel daya belum terhubung.
    2. Card adapter yang tidak terdeteksi disebabkan oleh pemasangan card belum pas ke slot/
    LED dari hardisk, floppy atau CD menyala terus disebabkan kesalahan pemasangan kabel konektor atau ada pin yang belum pas terhubung. Selamat Mencoba dan Semoga Bermanfaat.

  6. mau tanya, kalau laptop yang ga ada port paralel dan cuma ada USB solusinya gimana?

  7. Hallo,
    saya mau tanya, kalo port paralel dipake nge-game bisa gak ya …
    aq beli joystic port nya kayak port printer,
    tapi koq gak nyala/gak jalan dipake game …
    gimana yx pake nya … tolong please ….

  8. # angga
    terimakasih atas komentarnya..

    ECP/EPP meupakan mode dari port paralel
    Di sini biasanya tercantum “SPP”, “EPP” dan “ECP” serta bermacam-macam kombinasi dari dalamnya sebagai mode operasi untuk paralel port.

    Berbeda dengan sebuah Standard Parallel Port (SPP), baik Enhanced Parallel Port (EPP) maupun Extended Capabilities Port (ECP) bekerja secara dua arah (bidirectional) dan dengan demikian maka paralel port yang dikonfigurasikan sebagai EPP dan ECP akan bekerja lebih cepat dibandingkan dengan SPP.

    Port ECP dan EPP menggunakan
    tambahan perangkat keras untuk menghasilkan dan mengatur handshaking(sinyal-sinyal tanda acknawledge)

    Port ECP dan EPP melakukan hal yang serupa dengan bantuan perangkat keras agar memeriksa apakah pencetaknya sibuk atau tidak
    dan menghasilkan siyal lain yang sesuai

    Port ECP juga memiliki kelebihan dalam penggunaan port DMA dan penyangga FIFO,sehingga data bisa digeser-geser tanpa perintah
    I/O.

    Mungkin hanya itu yang dapat kami jelaskan…
    Maaf bila kurang memuaskan…
    Semodga dapat bermanfaat…
    Terima kasih

  9. # bubun

    wah..informasinya bagus sekali..

    semoga bermanfaat buat yang membacanya..

    terimakasih atas info_nya ^-^

  10. # rama

    hmm..
    kalau laptop yang ga ada port paralel dan cuma ada USB
    solusinya qta manfaatin aja USB_nya

    Port paralel biasanya digunakan untuk print..
    Berhubung laptop_nya ga da da port paralel, data yang akan di print di pindahkan saja (di copy) ke komputer yang terhubung dengan printer..

    Hehe..maf bila jawabannya tidak sesuai dengan harapan..
    Bila masih ada yang mengganjal, bisa di tanyakan kembali..
    Terima kasih..

  11. # jacky

    wah beli joystic yang pake port ya..
    hmm..
    kemungkinan drive_nya belun di instal..
    coba lagi dech..

    slamat mencoba.. ^-^

  12. bagus juga artikelnya, mau nanya nih tentang kecepatan transfer data yang bisa dikirimkan via port pararel ini?maksimumnya berapa? terus yang kedua kenapa perangkat2 yang memakai port pararel tidak bisa plug and play,
    terima kasih ya!!!

  13. # a Haris
    hehe terima kasih..
    hmm..mengenai kecepatan transfer data kami kurang mengeahuinya, namun bila dibandingkan dengan kompersi, windows, atau pun inflamerah, port paralel jauh lebih lambat..
    mengenai perangkat2 yang memakai port pararel tidak bisa plug and play, karena fasilitas port paralel tidak sampai sana. Teknologi Plug and Play merupakan fitur komputer yang memungkinkan penambahan perangkat baru tanpa membutuhkan konfigurasi ulang atau instalasi manual, seperti yang digunakan oleh USB, misalnya, dan bukan oleh port paralel
    Maaf bila jawabannya kurang memuaskan..
    Bila masih belum mantap dengan jawabannya, kita bisa diskusikan kembali..
    terima kasih banyak untuk semuanya.. ^-^

  14. begini, kan di dalam artikel dan tanya jawab ada pengertian yang tersirat bahwa port pararel itu fungsinya i/o data ataw pengiriman data digital, nah fungsi itu kan sama dengan port usb. printer2 sekarang portnya sudah menggunakan usb, yang menjadi pertanyaan adalah kenapa pada konfigurasi usb bisa plug and play tetapi kalou pada port pararel tidak bisa?
    tolong dijawab yaa biar dapat wawasan nih!

  15. Cuma nambain buat mas rama
    Kata dosen saya [katanya lho], kalo mau leptop yang berfasilitas DB25 [parallel] –dlm kasus saya buat mrogram mikrokontrol– pake konverter tapi itu leptop harus ber OS win 98, soalnya 98 bakal nganggep itu sbg port printer.
    Tapi saya belum nyoba, susah dpt 98, ada yg bisa ngasih/malah sudah praktek?

  16. #dhika
    wah makasih banyak ya..
    infonya sangat brmanfaat..
    semoga dapat membantu..

  17. inilah yang aq cari,,!

Tinggalkan Balasan